jkiagape.org

News

The latest message and news around church

Jemaat bertumbuh dewasa

Firman: Kolose 1: 9-14

Surat Rasul Paulus kepada jemaat di Kolose, diawali dengan ucapan syukur “karena kami telah mendengar tentang imanmu ... dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus” (ay 4) tetapi kemudian Rasul Paulus berkata, “kami tiada henti-hentinya berdoa ... supaya kamu menerima, segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna” (ay 9). Target kedewasaan yang dirindukan Rasul Paulus adalah agar jemaat mengetahui dan melakukan kehendak Tuhan, dikatakan “sehingga hidupmu layak ... serta berkenan kepadaNya” (ay 10). Akibatnya (baca Ib 10:36). Adapun tanda-tanda kedewasaan jemaat adalah sbb:

1. Berbuah dalam pekerjaan baik
“kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik” (ay 10). Hidup ini harus memberi buah, berguna atau berarti bagi kehidupan dan bagi Kerajaan Tuhan. Yesus berkata “Kamu adalah garam dunia. Jika garam menjadi tawar ...Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia” (Mat 5:13-14). Jika tidak berguna lagi akan dibuang dan diinjak orang! Kisah sewaktu Tuhan Yesus mau masuk Ke Yerusalem dikatakan “Yesus merasa lapar .. Ia melihat pohon ara .. mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu ...Maka kataNya .. Jangan lagi seorangpun makan buahmu selama-lamanya!” (Mar 11:13-14). Hidup orang percaya harus berarti, baik, adil, benar dan efektif atau berbuah. Tuhan Yesus berkata, “Dalam hal inilah BapaKu dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-muridKu” (Yoh 15:8).

2. Mengenal Tuhan dengan benar
“bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaanNya” (ay 10-11). Sudahkah kita mengenal Tuhan dan kuasaNya dengan benar? Pengenalan kita akan memberikan kemantapan kasih dan ketaatan kita akan perintah-perintahNya. Raja Daud,“seorang yang berkenan di hatiKu” (Kis 13:22) menyatakan, “Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku ... Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman aku tidak takut bahaya” (Maz 23:1&4), sewaktu menghadapi Goliat, “aku mendatangi engkau dengan nama Tuhan semesta alam” (1 Sam 17: 45), dan “Hatiku mengikuti firmanMu; Carilah wajahKu maka wajahmu kucari, ya Tuhan” (Maz 27:8). Tingkatkan pengenalan kita pada Tuhan dengan memperhatikan dua hal yaitu 1) Firman Tuhan, “mencarinya .. mengejarnya .. mendapat pengenalan akan Allah” (Ams 2:4-5) dan 2) Roh Kudus, “Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar” (Ef 1:17).

3. Mengucap syukur senantiasa
“dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa” (ay 12). Dalam perikop ini ucapan syukur karena “melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus dalam kerajaan terang” (ay 12). Kita telah dilepaskan ..dipindahkan .. ditebus .. diampuni dosa sehingga kita dinyatakan sebagai anak-anak Allah yang hidup dalam berkatNya. Pernyataan Rasul Paulus tentang kehidupan ini, “Kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia” (Rom 8:28). Perkataan “mendatangkan kebaikan” berarti segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan ini senantiasa baik karena Tuhan turut bekerja. Sulit dimengerti! Pesan Rasul Paulus, “Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal sebab itulah yang dikehendaki Allah ...” (1 Tes 5:16-18). Apa kehendakNya? Bersyukur dalam segala hal bukan menggerutu atau ngomel!

Agape on Video

Visual presentation of latest event
JKI Agape Church Sydney

Agape on twitter

Announcements from church

Agape on flickr

Our photo gallery of events and activities