Which language do you want to use?
Indonesian English

News

The latest message and news around church

Nasihat bapa bagi anak rohani (Hari Bapa – tahun 2017)

Firman: Amsal 1: 8-19

Penulis Amsal berkata bahwa tulisan yang dibuatnya “untuk memberikan kecerdasan bagi orang yang tak berpengalaman dan pengetahuan serta kebijaksanaan kepada orang muda” (ay 4) dan dilanjutkan dengan pernyataan “tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan” (ay 7). Apa yang ingin dinyatakan dalam perikop ini?

1. Marilah kita menerima didikan
“Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu” (ay 8). Didikan orangtua atau orang yang lebih tua dinyatakan “seperti karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu dan suatu kalung bagi lehermu” (ay 8b). Tujuan didikan untuk memperindah kehidupan, meningkatkan kesejahteraan! Bukan untuk merusak atau menghancurkan! Apalagi didikan orang benar yang memiliki nilai kebenaran, “FirmanMu adalah kebenaran” (Yoh 17:17). Di dalam perikop yang lain, “Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan Tuhan dan janganlah engkau bosan akan peringatanNya ... mendapat hikmat .. umur panjang ada di tangan kanannya dan di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan” (Ams 3:11-16).

2. Marilah kita menjauhkan tipuan dunia
“Hai anakku, jikalau orang berdosa hendak membujuk engkau, janganlah engkau menurut” (ay 10). Siapa orang berdosa? Orang berdosa adalah orang yang tidak melakukan kebenaran Firman termasuk iblis “sebab di dalam dia tidak ada kebenaran ... ia adalah pendusta dan bapa segala dusta” (Yoh 8:44). Pekerjaannya adalah membujuk manusia! Kisah Tuhan Yesus dicobai iblis, katanya “Semua itu akan kuberikan kepadaMu jika Engkau sujud menyembah aku” (Mat 4:9). Dunia menjanjikan kekayaan dan banyak orang yang terperangkap karena mau kaya! Tuntutan iblis “sujud menyembah aku” dan kita akan hidup sebagai “hamba dosa” (Rom 6:17). Tuhan Yesus tidak tergoda dan menjawab “Enyahlah iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus sujud menyembah Tuhan, Allahmu ...” (Mat 4:10).

3. Marilah kita hidup berkenan bagiNya
“Hai anakku, janganlah engkau hidup menurut tingkah laku mereka, tahanlah kakimu daripada jalan mereka” (ay 15). Dikatakan “kaki mereka lari menuju kejahatan dan bergegas-gegas untuk menumpahkan darah” (ay 16). Kita harus hidup benar. Daud dinyatakan “Daud bin Isai seorang yang berkenan di hatiKu dan yang melakukan segala kehendakKu” (Kis 13: 22). Daud, adalah manusia biasa yang pernah jatuh dalam dosa tetapi sewaktu Nabi Nathan menegur Daud, ia berkata “Aku sudah berdosa kepada Tuhan” (2 Sam 12:13). Janji Tuhan “Jika kita mengaku dosa kita ... Ia akan mengampuni dosa kita” (1 Yoh 1:9). Yang dilarang adalah bertekun dalam dosa dan yang perlu diperhatikan adalah bertahan hidup dalam kekudusan. Penulis Ibrani berkata “tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan” (Ib 12:14). Kisah Daud dinyatakan “Daud berhasil ... sebab Tuhan menyertai dia” (1 Sam 18:14).

Agape on Video

Visual presentation of latest event
JKI Agape Church Sydney

Agape on twitter

Announcements from church