jkiagape.org

News

The latest message and news around church

Gunakan waktu sebaik-baiknya

Firman:  Efesus 5: 15-21

Rasul Paulus mengingatkan jemaat di Efesus agar “pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat” (ay 16). Kita tidak mengetahui akan apa yang akan terjadi tetapi yang nyata waktu ini sangat terbatas! Dikatakan oleh Rasul Yakobus “Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap” (Yak 4:14). Tekad Rasul Paulus “Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah” (Fil 1:22). Bagaimana menggunakan waktu yang terbatas untuk menghasilkan buah?

1. Jadikan dirimu berhikmat
“Perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif” (ay 15). Ada dua pilihan “orang bebal” (KB: bodoh; Engl: unwise) dan “orang arif” (KB: bijak; Engl: wise)! Rasul Paulus menasihatikan agar kita bijak atau berhikmat, senantiasa benar dalam waktu, “pergunakanlah waktu yang ada” (ay 16)! Pengkotbah berkata, “Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir .. untuk meninggal ... untuk menaman ... untuk mencabut yang ditanam ...” (Pengk 3: 1-2). Bagaimana untuk mengetahui dan menggunakan segala kesempatan dengan sebaik-baiknya, dibutuhkan hikmat dari Tuhan. Miliki juga prioritas di antaranya waktu untuk Tuhan, keluarga, pekerjaan/karier dan pelayanan! JanjiNya “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya” (Pengk 3:11)

2. Miliki pengertian akan kehendakNya
“tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan” (ay 17). Pernyataan “usahakanlah” adalah tindakkan penuh perjuangan agar kita mampu mengetahui kehendakNya! Bagaimana untuk dapat mengetahui kehendakNya? Semua kehendak Tuhan dinyatakan dalam FirmanNya atau juga nubuatan yang tidak bertentangan dengan FirmanNya. Dari sebab itu untuk mengetahui kehendakNya, dibutuhkan untuk
mempelajari Firman Tuhan. Apa faedah mengetahui kehendakNya? Penulis Ibrani berkata “supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu” (Ib 10:36). Demikian juga Tuhan Yesus berkata “Bukan setiap orang yang berseru .. Tuhan! Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Surga, melainkan dia yang melakukan kehendak BapaKu yang di sorga” (Mat 7:21)

3. Hiduplah di dalam pimpinan Roh
“tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh dan berkata-katalah ... dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian syukur” (ay 19). “Penuh dengan Roh” berarti tidak ada yang lain selain Roh Tuhan yang akan memimpin kehidupan ini. Bagaimakah agar kita dapat dipimpin sepenuhnya oleh Tuhan? Rasul Paulus berkata “rendahkanlah dirimu ... di dalam takut akan Tuhan” (ay 21). Kerendahan hati dibutuhkan karena dinyatakan oleh pemazmur bahwa  “Ia membimbing ... dan Ia mengajar jalanNya kepada orang-orang yang rendah hati” (Maz 25:9). Hidup dalam pimpinan Tuhan memampukan kita menyelesaikan segala tugas panggilan kita dan berkata seperti Kristus, “Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepadaKu untuk melakukannya” (Yoh 17:4).

Agape on Video

Visual presentation of latest event
JKI Agape Church Sydney

Agape on twitter

Announcements from church