News

The latest message and news around church

Bapa merindukan pertobatan

Firman: Yesaya 57: 14-21

“Ada yang berkata: Bukalah, bukalah, persiapkan jalan, angkatlah batu sandungan dari jalan umatKu” (ay 14). Itulah hati Bapa yang menghendaki agar umatNya kembali ke Bapa! Mereka ada dalam pembuangan disebabkan oleh “Aku murka karena kesalahan kelobaannya. Aku menghajar dia, menyembunyikan wajahKu ... ia menempuh jalan yang dipilih hatinya” (ay 17). Apa yang Tuhan nyatakan sebagai janji dan penghiburan bagi umatNya?

1. Bertobatlah dan Tuhan akan menyertai
“Aku bersemayan di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati” (ay 15). Pemazmur berkata “Tuhan itu dekat ... dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya” (Maz 34:19). Di kehidupan orang yang “remuk dan rendah hati”, disitulah mudah bagi Roh Tuhan bekerja untuk melahirkan pertobatan dan penyesalan. KehendakNya “semua orang berbalik dan bertobat” (2 Pet 3:9). Daud yang ditegur Nabi Nathan, “Kasihanilah aku ya Allah ... dan tahirkan aku dari dosaku ..... dan janganlah mengambil RohMu yang kudus daripadaku” (Maz 51:3-4&13). Penyesalan dengan hati yang hancur (dengan air mata) kini sudah jarang terjadi! Bahkan ada anggapan berbuat dosa adalah biasa saja!

2. Hidup baru dalam penyertaan Tuhan
“Aku akan menyembuhkan dan akan menuntun dia dan akan memulihkan dia dengan penghiburan” (ay 18). Ada 3 tindakan yang akan dilakukan Tuhan yaitu:
a) menyembuhkan – Pernyataan Tuhan “Akulah Dia ... Akulah yang menyembuhkan” (Ul 32:39). Lewat Nabi Yesaya, “oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh” (Yes 53: 5). Tuhan Yesus berkata “kepada orang lumpuh itu: Percayalah, hai anakKu, dosamu sudah diampuni ... bangunlah...” (Mat 9:2&6).
b) menuntun - Sadarilah bahwa “Tuhan menetapkan langkah-langkah orang” (Maz 37:23) dan janjiNya “Tuhan akan menuntun engkau senantiasa” (Yes 58:11) agar “Ia menuntun aku di jalan yang benar” (Maz 23:3)
c) memulihkan – diartikan mengembalikan ke posisi semula. Didalam kisah anak yang hilang, “aku tidak layak lagi disebut anak bapa. Tetapi ayah itu berkata ... Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik ... kenakanlah cincin ... sepatu .. Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali” (Luk 15: 21-24).

3. Diberkati dalam damai sejahteraNya
“Aku akan menciptakan puji-pujian. Damai, damai sejahtera ... Tiada damai bagi orang-orang fasik” (ay 19-20). Orang fasik tidak akan damai, “seperti laut yang berombak-ombak .. tidak dapat tenang” (ay 20) tetapi orang yang kembali ke Tuhan akan menikmati “damai, damai sejahtera” (ay 19). Janji Tuhan Yesus, “Jikalau kamu mengasihi Aku ... Aku akan meminta kepada Bapa .. Roh Kebenaran ... Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu .. Janganlah gelisah dan gentar hatimu” (Yoh 14: 15-16 & 27). Perhatikan “Janganlah gelisah dan gentar” (KH: kuatir dan takut) atau tidak tentram lagi tetapi percayalah bahwa Tuhan itu sanggup menjaga dan memelihara.

Agape on Video

Visual presentation of latest event
JKI Agape Church Sydney

Agape on twitter

Announcements from church