Which language do you want to use?
Indonesian English

Dampak Pemberitaan Firman

December 9, 2017

Firman: Matius 13: 1-23 (baca :18-23)

Tuhan Yesus memberi pengajaran tentang perumpamaan seorang penabur, dikatakan “Adalah seorang penabur keluar untuk menabur. Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan ... di tanah yang berbatu-batu ... di tengah semah duri ... Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah” (ay 3-8). Apa yang ingin dinyatakan oleh Tuhan?

1. Lebih banyak yang tidak berbuah
“Sebab hati bangsa ini telah menebal dan telinganya berat mendengar” (ay 15) dan “Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar” (ay 16). Perhatikan “hati bangsa” dan “telingamu” – adalah sekelompok murid Tuhan! Berdasarkan pernyataan tempat jatuhnya benih dapat dikatakan 3 dari 4 kondisi tanah (75%) tidak menghasilkan buah dan hanya 1 dari 4 kondisi (25%) yaitu tanah yang baik yang berbuah. Apa penyebab tidak dapat berbuah? Dinyatakan “mendengar firman, tetapi tidak mengertinya” (ay 19). Mengapa gagal mengerti? Rasul Paulus menjelaskan “ada selubung yang menutupi hati mereka ... berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil daripadanya ... di mana ada Roh Allah di situ ada kemerdekaan” (2 Kor 3:15-17).

2. Iblis menggagalkan pertumbuhan
“tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu” (ay 19). Iblis senang jika kita gagal mengerti karena itulah mangsa iblis, “datang” dan “merampas” sehingga tidak bertumbuh dan berbuah. Disamping itu yang bertumbuh, “datang penindasan atau penganiayaan” (ay 21) dan “kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan” (ay 22) sehingga tidak berbuah. Bagaimana cara menghadapi Iblis? Kisah Tuhan Yesus sewaktu dicobai oleh Iblis, Tuhan berkata “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis” (Mat 4:10). Rasul Yakobus berkata “Lawanlah iblis, maka ia akan lari dari padamu!” (Yak 4:7) dengan “pedang Roh yaitu Firman Allah” (Ef 6: 17). Salah satu yang perlu dipertimbangkan “maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman dan roh yang jahat itu undur daripadanya” (1 Sam 16:23)

3. Hati yang baik menghasilkan buah
“Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah 100x .. 60x .. 30x” (ay 23). Kondisi yang dibutuhkan adalah hati yang baik, bukan “hati yang keras .. hati yang taat” (Yehz 36: 26). Penulis Ibrani, “hati kita telah dibersihkan .... dengan air yang murni” (Ib 10:22) (“Yang dimaksudkanNya ialah Roh”- Yoh 7: 39). Kata Tuhan Yesus “Berbahagialah orang yang suci hatinya karena mereka akan melihat Allah” (Mat 5:8). Kemampuan dengan pertolongan kuasa Roh Kudus membuat kita mengerti Firman dan inilah yang membuat kitapun mampu untuk berbuah. Adapun buah yang timbul dalam kehidupan di antaranya a) buah pertobatan (baca Mat 3:8); b) buah Roh (baca Gal 5:22-23) dan c) buah pelayanan (baca Fil 1:22)