Which language do you want to use?
Indonesian English

Janji Tuhan kepada anak-anakNya

May 5, 2018

Firman: 1 Tawarikh 28: 6-10

Pernyataan Tuhan lewat Daud tentang Salomo, “sebab Aku telah memilih dia menjadi anakKu dan Aku akan menjadi Bapanya” (ay 6). Demikianlah kita telah dipilih Tuhan sebagai anakNya, Tuhan Yesus berkata: “Tetapi semua orang yang menerimaNya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah yaitu mereka yang percaya dalam namaNya” (Yoh 1:12). Apa yang Tuhan janjikan dalam kehidupan anak-anakNya yaitu orang-orang percaya?

1. Tuhan akan menguatkan keluarga
“Dan Aku akan mengokohkan kerajaannya sampai selama-lamanya jika ia bertekun melakukan segala perintah dan peraturanKu” (ay 7). Dikuatkan kerajaannya bagi Salomo yang adalah Raja dan bagi kita adalah dikuatkan keluarganya! Syaratnya adalah bertekun melakukan FirmanNya! Pemazmur berkata “Berbahagialah setiap orang yang takut akan Tuhan, yang hidup menurut jalan yang ditunjukanNya” (Maz 128:1). Jika semua unsur keluarga berperan sesuai dengan panggilan dan hidup sesuai FirmanNya maka dikatakan “Istrimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohn zaitun sekeliling mejamu” (Maz 128:3). Istri subur dan puas di dalam rumah tangga dan anak-anak sehat, akrab dan mau duduk bersama berfellowship dalam keluarga. Mereka ada dalam persatuan!

2. Tuhan akan memberkati keluarga
“Peliharalah dan tuntutlah segala perintah Tuhan, Allahmu, supaya kamu tetap menduduki negeri yang baik itu dan mewariskannya .... sampai selama-lamanya kepada anak-anakmu yang kemudian.” (ay 8). Janji Tuhan jika kita setia maka kamu dan keturunan akan ada dalam berkat Tuhan! Kisah Salomo yang terjatuh dalam dosa, “Lalu berfirmanlah Tuhan kepada Salomo ... engkau tidak berpegang kepada perjanjian dan segala ketetapanKu ...Aku akan mengoyakkan kerajaan ini ... Hanya, pada waktu hidupmu ini Aku belum mau melakukannya oleh karena Daud, ayahmu; dari tangan anakmulah Aku akan mengoyakkannya” (1 Raj 11:11-12). Anak Salomo terkena akibatnya dan kerajaan Salomo terpecah menjadi dua. Unity berubah menjadi disunity disebabkan karena ada generasi yang tidak taat pada perintah Tuhan.

3. Tuhan akan bergaul dengan keluarga
“Jika engkau mencari Dia, maka Ia berkenan ditemui olehmu” (ay 9). Itulah jaminan agar kita memiliki pengalaman berjumpa dengan Dia! Adapun persyaratan yang perlu diperhatikan adalah “kenallah Allahnya ayahmu dan beribadahlah kepadaNya dengan tulus ikhlas dan dengan rela hati, sebab Tuhan menyelidiki segala hati dan mengerti segala niat dan cita-cita” (ay 9). JanjiNya, “Apabila kamu mencari Aku .... apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku” (Yer 29:13). Dengan kesungguhan hati kita akan memperoleh tanda di antaranya sbb: a) “Bukankah hati kita berkobar-kobar ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan ...” (Luk 24:32); b) “di hadapanMu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kananMu ada nikmat senantiasa” (Maz 16:11). Kenikmatan dan sukacita!