Which language do you want to use?
Indonesian English

Kehidupan orang takut Tuhan

March 22, 2018

Firman: 2 Korintus 5:11-21

Rasul Paulus berkata “Kami tahu apa artinya takut akan Tuhan, karena itu kami berusaha meyakinkan orang” (ay 11) – meyakinkan dengan hidup sebagai orang yang takut akan Tuhan. Berbahagialah orang yang takut akan Tuhan. Pemazmur berkata, “Siapakah orang yang takut akan Tuhan? Kepadanya Tuhan menunjukkan jalan yang harus dipilihnya” (Maz 25:12) – pasti berhasil dan diberkati! Apakah kehidupan orang takut akan Tuhan?

1. Hidupnya dikuasai kasih Kristus
“Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti …” (ay 14). Para rasul dikuasai kasih Allah bukan kasih manusiawi! Bedanya? Rasul Yohanes berkata “sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah” (1 Yoh 4:7). Kasih Agape! Dan ini akan diperoleh jika seseorang “lahir dari Allah dan mengenal Allah”, di dalam arti kata yang telah “dilahirkan dari air dan Roh” (Yoh 3:5) (Firman dan kuasa Roh Kudus). Tanda orang dikuasai kasihNya, “mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri tetapi untuk Dia” (ay 15). Apa arti hidup untuk Tuhan? Tuhan berkata “sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku” (Mat 25: 40) – melayani Tuhan dengan cara melayani sesama.

2. Hidupnya sebagai ciptaan baru
“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru ..” (ay 17). Manusia lama yang tidak baik dan yang gemar berbuat dosa ditinggalkan diganti dengan yang baru “carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada" (Kol 3:1). Nasihat Rasul Paulus “berubahlah oleh pembaharuan budimu sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah” (Rom 12:2). Dari sebab itu penuhi pikiran kita dengan Firman Tuhan dan minta kuasa Roh Kudus untuk memberikan pengertian. Tuhan Yesus berkata “Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran” (Yoh 16:13). Tanda ciptaan baru dinyatakan “Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikiran yang sia-sia dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah…” (Ef 4:17)

3. Hidupnya memenuhi panggilanNya
“Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus” (ay 19-20). “Kami” yaitu para Rasul! Tetapi kini. kita juga jadi bagian sebagai utusan Kristus! Tuhan Yesus berkata “Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu … Terimalah Roh Kudus” (Yoh 20:21-22). Bukankah kita telah menerima kuasa Roh Kudus! Dari sebab itu lakukanlah Amanat Kristus “pergilah … jadikanlah … baptislah … ajarlah … “ (Mat 28:19-20). Beritakan “berilah dirimu didamaikan dengan Allah” (ay 20) karena “Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” (2 Pet 3:9). Rasul Yakobus mengingatkan bahwa “Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap” (Yak 4:14) – singkat dari sebab itu jangan menunda!