Which language do you want to use?
Indonesian English

Layak dan berkenan bagi Tuhan

February 10, 2018

Firman: Kolose 1: 9-14

Rasul Paulus memuji jemaat di Kolose, “... kami telah mendengar ... imanmu .. kasihmu ... “ (ay 4). Kemudian ia menyatakan dalam doanya kepada Tuhan, katanya “sehingga hidupmu layak di hadapanNya serta berkenan kepadaNya dalam segala hal” (ay 10). (KB: hidup menurut kemauan Allah, dan selalu menyenangkan hatiNya). Inilah yang perlu juga terjadi di dalam kehidupan kita sebagai orang percaya. Apa yang diungkapkan dalam perikop ini?

1. Hidup melakukan kehendakNya
“supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna” (ay 9). Tantangan bagi kita adalah mengetahui kehendakNya dengan sempurna dan ini dibutuhkan hikmat dari Tuhan sehingga memberikan pengertian yang benar! Hikmat harus diperoleh terlebih dahulu dan cara memperoleh hikmat di awali dengan a) memperdalam pengertian kita akan Firman Tuhan, “akan memperoleh pengertian tentang takut akan Allah” (Ams 2:5) dan b) memperoleh hikmat, “Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan” (Ams 9:10). Disamping itu dengarkan nasihat orang berhikmat (Nubuatan) dan konfirmasikan seperti Gideon “berikanlah kepadaku tanda bahwa Engkau sendiri yang berfirman kepadaku” (Hakim 6:17) (guntingan bulu domba ... ada embun .. kering/ Hak 6: 37)

2. Hidup menghasilkan buah
“dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik” (ay 10). (KB: dapat menghasilkan hal-hal yang baik) (GNB: good deeds). Rasul Paulus menegaskan “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya” (Ef 2:10). Panggilan orang percaya adalah berbuat baik dan perbuatan baik itu harus memberi buah (ada hasilnya). Apakah panggilan kita sebagai gereja? Sejak awal Tuhan menyatakan “yang hilang ... yang sesat ... yang luka ... yang sakit” (Yehz 34:16). KehendakNya atau “yang dipersiapkan” agar kita melakukan perbuatan baik dengan “kasih dan peduli”, memberikan pemulihan! Tekad Rasul Paulus, “ ... hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah” (Fil 1: 22)

3. Hidup memberikan pertumbuhan
“dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah ...” (ay 10). Bertumbuh secara spiritual dan dalam pelayanan disebabkan karena pengetahuan atau pengenalan akan Tuhan dengan benar! Caranya dengan memperhatikan dua faktor yaitu: a) Firman Tuhan, “mencarinya .. mengejarnya .. mendapat pengenalan akan Allah” (Ams 2:4-5) dan b) Roh Kudus, “Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar” (Ef 1:17). Pernyataan Rasul Yohanes “Dan inilah bukti bahwa kita mengenal Allah yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintahNya” (1 Yoh 2:3), demikian juga “Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih” (1 Yoh 4:8). Tegasnya, orang yang tidak melakukan Firman dan yang gagal untuk saling mengasihi, orang tersebut dapat dinyatakan belum mengenal Tuhan dan gagal bertumbuh dalam iman dan kasih!