Which language do you want to use?
Indonesian English

Masa depan di dalam Kristus Yesus

July 8, 2018

Firman: 1 Korintus 3: 10-17

Surat Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus, yang dinyatakan “Kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah” (ay 9). Dan sebagai “bangunan Allah’, marilah kita membangunnya dengan kualitas yang sesuai dengan kehendakNya. Ada masa dikatakan “Karena hari Tuhan akan menyatakan, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu” (ay 13). Apa yang perlu diperhatikan sebagai masa depan kita?

1. Miliki dasar bangunan yaitu Kristus
“Sesuai dengan kasih karunia Allah yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar” (ay 10). Di dalam perikop ini Rasul Paulus menyatakan bahwa ia yang telah diberi anugerah atau diangkat oleh Tuhan sebagai “ahli bangunan” untuk meletakkan dasar “yaitu Yesus Kristus” (ay 11). Bagaimana penerapan di masa kini? Tuhan Yesus menasihatkan “Mintalah kepada tuan yang empunyai tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu” (Mat 9:38). Rasul Paulus dengan tegas berkata “Dan Ialah yang memberikan baik rasul .. nabi .. pemberita Injil .. gembala .. pengajar, untuk melengkapi orang-orang kudus ... bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus ...” (Ef 4:11-15). Perhatikanlah pemimpin rohanimu yang meletakkan dasar untuk masa depanmu!

2. Bertumbuhlah sesuai kehendakNya
“dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya” (ay 10). Gereja meletakkan dasar dan setiap pribadi berkewajiban membangun di atasnya. Dikatakan ada kualitas bahan bangunan yaitu “emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami” (ay 12-13). Dan ini dapat dibagi dalam dua yaitu yang berharga dan yang tidak berharga! Rasul Paulus berkata “yang mulia dan ... yang kurang mulia” (2 Tim 2:20). Di dalam perikop ini Rasul Paulus meneruskan dengan “berhikmat” (ay 18). Dari sebab itu “ .. mencari .. mengejarnya seperti mengejar harta perpendam ... hikmat .. pengetahuan dan kepandaian” (Ams 2:4-6) dan “untuk dipakai tuannya .. untuk setiap pekerjaan yang mulia” (2 Tim 2:21) yaitu ikut membangun tubuh Kristus.

3. Mempertanggung jawabkan perbuatan
“Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah ... terbakar, ia akan menderita kerugian ... akan diselamatkan tetapi seperti dari dalam api” (ay 14-15). Orang percaya akan diadili di dalam “takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat” (2 Kor 5:10). Ini berbeda dengan “Tahta putih” (Wah 20:11)! Apa yang terjadi di dalam pengadilan tahta Kristus? Banyak pendapat yang menyetujui adalah saat orang percaya menerima mahkota yang dijanjikan yaitu: Mahkota kehidupan (Yak 1:12); Mahkota Kemuliaan (1 Pet 5:2-4); Mahkota Kemegahan/Sukacita (2 Tes 2:19-20); Mahkota Kebenaran (2 Tim 4:8) dan Mahkota Abadi (1 Kor 9:25). Dan ada yang “menderita kerugian” !