Which language do you want to use?
Indonesian English

Menikmati hadirat Tuhan

April 29, 2018

Firman: Mazmur 24: 1-6

Pemazmur bertanya: “Siapakah yang boleh naik ke atas gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri di tempatNya yang kudus?” (ay 3). Berada di rumah Tuhan dan bertemu dengan Tuhan! Pemazmur berkata “Berbahagialah orang ... yang Engkau suruh mendekat untuk diam dipelataranMu. Kiranya kami menjadi kenyang dengan segala sesuatu yang baik di rumahMu, di baitMu yang kudus” (Maz 65:5). Apa yang harus diperhatikan agar kita dapat menikmati hadirat Tuhan?

1. Hidup kudus dalam kebenaran
“Orang yang bersih tangannya” (ay 4) “Bersih” berarti bebas dari kesalahan dan “tangan” berbicara tentang tindakan! “Bersih tangan” berarti tindakan seseorang yang benar, tidak bercela atau bebas dari kesalahan. Penulis Ibrani berkata “Tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan” (Ib 12:14) – gagal menikmati hadiratNya! Nabi Yesaya berkata, “pemisah antara kamu dan Allahmu ... ialah segala dosamu” (Yes 59:2). Dari sebab itu nasihat Nabi “tanganmu penuh dengan darah. Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mataKu. Berhenti berbuat jahat, belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan ... belalah hak anak-anak yatim ... perkara janda-janda” (Yes 1:15-17).

2. Hidup dengan hati yang murni
“Orang yang ... murni hatinya” (ay 4) Murni artinya bersih dan jernih, tidak ada yang buruk yang tersimpan misalkan sakit hati, pahit hati dan iri hati! “Tuhan melihat hati” (1 Sam 16:7) dari sebab itu “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan” (Ams 4:23). Pemazmur memohon kepada Tuhan “Selidikilah aku, ya Allah dan kenallah hatiku ... lihatlah apakah jalanku serong dan tuntunlah aku di jalan yang kekal” (Maz 139:24). Tuhan Yesus berkata “dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat” (Mat 15:9). Sadari bahwa persekutuan roh kita dengan Roh Kudus ada di dalam hati, “Roh AnakNya ke dalam hati kita” (Gal 4:6)

3. Hidup merindukan persekutuan
“Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajahMu, ya Allah Yakub” (ay 6). Inilah angkatan yang merindukan bersekutu dengan Tuhan! Menanyakan dan mencari wajah Tuhan! Nabi Yeremia berkata “Apabila kamu Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku” (Yer 29:13-14). Jaminan selama “dengan segenap hati” maka “kamu akan menemukan Aku”! Kita akan dapat menikmati hadiratNya! Daud berkata “Di hadapanMu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kananMu ada nikmat senantiasa” (Maz 16:11). HadiratNya ditandai dengan sukacita dan kenikmatan! Pengalaman di Bait Allah “dipenuhi awan sehingga imam-imam itu tidak tahan berdiri ... oleh karena awan itu, sebab kemuliaan Tuhan” (2 Taw 5:14)