Which language do you want to use?
Indonesian English

Penggenapan Firman Tuhan

December 20, 2017

Firman: Lukas 1: 26-38

Kisah “Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang yang bernama Yusuf dari keluarga Daud” (ay 26-27). Dan dinyatakan ““Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria ia berkata: Salam hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau” (ay 28). Apa yang dinyatakan dan apa yang terjadi di Nazaret pada waktu itu?

1. Tuhan menyatakan FirmanNya
“Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus” (ay 31). Tuhan berfirman menyatakan kehendakNya lewat malaikatNya! Maria berkata “Bagaimana hal itu mungkin terjadi karena aku belum bersuami” (ay 34). Status Maria tunangan! Tuhan menyatakan “Apa yang Kufirmankan akan terjadi” (Yehz 12:28). FirmanNya pasti digenapi! Kelahiran Tuhan Yesus telah dinyatakan beratus ratus tahun sebelumnya “Sesungguhnya seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan ... dan ia akan menamakan Dia Imanuel” (Yes 7:14). Adakah Firman yang belum digenapi? KedatanganNya yang kedua kalinya, “Apabila Aku ... telah menyediakan tempat bagimu. Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu ...” (Yoh 14:3).

2. Tuhan menguatkan iman kepercayaan
“Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung .. pada hari tuanya ... yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil” (ay 36-37). Tuhan memperlihatkan kenyataan seperti yang sedang dialami Maria bahwa Elizabet yang dinyatakan sudah tua dan mandul sedang mengandung “bulan keenam bagi dia” (ay 36). Ada fakta! Kisah Tuhan berfirman kepada Abraham, “Mengapakah Sara tertawa ... Adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk Tuhan?” (Kej 18:13-14). Apa jawabannya? Tuhan Yesus berkata “Bagi manusia hal itu tidak mungkin tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin” (Mat 19:26). Alkitab menyatakan berbagai mujijat telah dilakukan oleh Tuhan bahkan di dalam kehidupan kitapun masih mengalami mujijat demi mujijat. Sayang manusia mengabaikan dan menolaknya!

3. Tuhan menuntut ketaatan
“Kata Maria: Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataan itu” (ay 38). Sikap Maria merendahkan diri dan menyatakan sebagai hamba Tuhan itulah yang berkenan dihadapan Tuhan! Kewajiban seorang hamba di antaranya sbb: a) mau melayani; b) mau mentaati dan c) mau menyenangkan tuannya! Adapun ketaatan yang dimaksud adalah bersedia melakukan kehendak Tuhan walaupun beresiko! Kisah Tuhan Yesus mendekati salib, “Ya, Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagiMu, ambillah cawan ini daripadaKu, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki melainkan apa yang Engkau kehendaki” (Mar 14:36). Adakah resiko bagi Maria di masa itu? Memiliki anak diluar nikah, “lempari dengan batu, sehingga mati “ (Ul 22:24). Maria memutuskan agar kehendak Tuhan terjadi dalam hidupnya!