Which language do you want to use?
Indonesian English

Perjumpaan dengan Tuhan Yesus

April 20, 2018

Firman: Yohanes 21: 1-14

Para murid sedang ada di pantai Danau Tiberias dan di situlah Tuhan menampakkan diriNya kepada mereka. Dikatakan pada waktu itu para murid berusaha menangkap ikan,“tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa” (ay 3). “Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu bahwa itu adalah Yesus” (ay 4). Apa yang terjadi?

1. Tuhan peduli kebutuhan murid-muridNya
“Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk pauk? Jawab mereka “tidak ada” (ay 5). Mengapa Tuhan bertanya? Tuhan peduli! Lauk pauk adalah kebutuhan tubuh, tanpa makan kita tidak kuat! Janji Tuhan Yesus, “Janganlah kuatir ... akan apa yang hendak kamu makan ..... Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu” (Mat 6: 25-26). Cara Tuhan memberkati, dikatakan Ia memberi perintah atau petunjuk “tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh” (ay 6). Apa yang dilakukan para murid? “Lalu mereka menebarkannya” (ay 6) dan memperoleh “banyaknya ikan” (ay 6). Karena mereka taat maka mereka memperoleh berkat atau mujijat terjadi. Mungkinkah kegagalan hidup terjadi karena ketidak taatan?

2. Tuhan bersama dengan murid-muridNya
“Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: Itu Tuhan” (ay 7). Siapa yang mengetahui? Dikatakan “murid yang dikasihi Yesus” – Yohanes yang “duduk dekat Yesus” (Yoh 21:20); “bersandar dekat kepadaNya” (Yoh 13:23). Orang yang mengasihi Tuhan lebih sensitif atau peka akan keberadaan Tuhan. Tuhan Yesus berkata “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam namaKu, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka” (Mat 18:20). Mampukah kita merasakan hadiratNya? Pemazmur Daud berkata: “di hadapanMu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kananMu ada nikmat senantiasa” (Maz 16:11). HadiratNya memberikan sukacita, kenikmatan bahkan kuasaNya atau “kekuatanNya” (Hab 3:4). Di perikop ini, Petrus setelah diberitahu, “ia mengenakan pakaiannya ... lalu terjun ke dalam danau” (ay 7) untuk bertemu dengan Tuhan Yesus di “pantai danau Tiberias” (ay 1).

3. Tuhan melayani murid-muridNya
“Ketika mereka tiba di darat, mereka melihat api arang dan di atasnya ikan dan roti” (ay 9). Tuhan telah mempersiapkan ikan dan roti, sedang dimasak! Lalu Ia berkata “Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu tangkap itu” (ay 10). Berkat dari yang kita kerjakan adalah bonus (tambahan)! Tuhan Yesus kemudian berkata “Marilah dan sarapanlah” (ay 12) dan “Yesus maju ke depan, mengambil roti dan memberikannya kepada mereka, demikian juga ikan itu” (ay 13). Tuhan melayani agar para murid menikmati berkatNya. Pernyataan Tuhan Yesus “Anak Manusia datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani” (Mat 20:28). Kita harus meneladani dengan ikut serta melayani orang-orang dalam kebutuhan. Adapun target yang perlu dicapai adalah: “Mari, hai kamu yang diberkati oleh BapaKu, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan” (Mat 25:34)