Tanda orang takut akan Tuhan

March 18, 2018

Firman: Mazmur 34: 7-15

Daud berkata, “Marilah anak-anak, dengarkanlah aku, takut akan Tuhan akan kuajarkan kepadamu” (ay 12) (KB: menghormati Tuhan). Adapun tujuannya adalah agar kita hidup dengan baik dan menikmatinya, “Siapakah orang yang menyukai hidup yang menginginkan umur panjang untuk menikmati yang baik” (ay 13). Pemazmur menyatakan “Malaikat Tuhan berkemah di sekeliling ... lalu meluputkan mereka” (ay 8); “sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia!” (ay 10). Inilah tanda kehidupan orang yang takut akanTuhan!

1. Memperkatakan kebenaran
“Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu” (ay 14). Yang harus keluar dari mulut adalah kebenaran dan kejujuran! Rasul Paulus “buanglah dusta dan berkatalah benar ” (Ef 4:25). Tuhan Yesus mengingatkan “yang diucapkan mulut meluap dari hati” (Mat 12:34). Dari sebab itu mutlak bagi kita untuk menjaga hati, di mana Roh dan roh kita berada dan berkomunikasi. Pemazmur Daud berkata “Selidikilah aku, ya Allah dan kenallah hatiku ... lihatlah, apakah jalanku serong dan tuntunlah aku di jalan yang kekal” (Maz 139:23-24). Tuhan Yesus berkata “orang yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan” (Luk 8:15). Buang iri/sakit/pahit hati!

2. Melakukan perbuatan baik
“jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik” (ay 15a). Rasul Paulus menyatakan “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat … Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik” (2 Tim 3:17). Firman Tuhan inilah yang memampukan kita berbuat baik! Tidak semua perbuatan baik adalah baik. Adapun perbuatan baik yang dimaksud “supaya mereka melihat … dan memuliakan Bapamu yang di sorga” (Mat 5:16). Perbuatan baik yang wajib karena berhubungan dengan penghakiman yaitu terhadap orang lapar, haus, asing, telanjang, sakit dan di dalam penjara (karena Tuhan) di mana Tuhan Yesus berkata “sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah satu dari saudaraKu yang paling hina ini, kamu melakukannya untuk Aku” (Mat 25:40).

3. Membawa damai terhadap sesama
“Carilah perdamaian dan berusahalah mendapatkannya!” (ay 15b). Berusahalah karena disadari selama kita hidup di dunia ini tidaklah mudah. Iblis menghendaki agar kita ada dalam permusuhan, perselisihan dan pertengkaran dengan sesama. Target iblis adalah kehancuran! Sedangkan kehendakNya “mengaruniakan kerukunan kepada kamu sesuai dengan kehendak Kristus” (Rom 15:5) dengan janjiNya “kesanalah Tuhan memerintahkan berkat….” (Maz 133:3). Tuhan Yesus berkata “Berbahagialah orang yang membawa damai karena mereka akan disebut anak-anak Allah” (Mat 5:9). Di dunia ini ada “anak-anak Allah dan anak-anak iblis – setiap orang yang tidak berbuat kebenaran, tidak berasal dari Allah, demikian juga barangsiapa yang tidak mengasihi saudaranya” (1 Yoh 3:10).