Which language do you want to use?
Indonesian English

Pertumbuhan gereja Agape lebih mengutamakan jiwa-jiwa baru, bukan peralihan dari gereja lain, kecuali jemaat gereja dari Indonesia yang pindah ke Australia. Pedekatan untuk menjangkau orang-orang baru adalah dengan menggunakan metode pastoral konseling yaitu mencari orang-orang yang bermasalah dan membantu mereka dalam menanggulangi masalah termasuk memenuhi kebutuhan jika diperlukan.

Visi gembala adalah "Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa pulang, yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan ..." (Yehz 34:16). Dengan panggilan ini gereja juga membentuk pelayanan khusus yang disebut "Agape City Care". Gembala beserta tim melakukan pelayanan di kalangan masyarakat Indonesia di Sydney, antara lain sebagai Chaplain di University of Technology (2000-2012) dan juga vising chaplain di rumah tahanan di Sydney.

Dasar pelayanan diinspirasi oleh sebuah buku yang berjudul "Delapan Kualitas Esensial Bagi Sebuah Gereja yang Sehat" (1998:22-37) yang dikarang oleh seorang pakar dalam pertumbuhan gereja, Christian Schwarz. Tiga dari delapan hal yang ditekankan adalah "Kelompok Kecil yang Menjawab Kebutuhan Secara Menyeluruh" (Holistic Small Group), "Penginjilan yang Berorientasi pada Kebutuhan" (Need-oriented Evangelism), dan "Hubungan yang Penuh Kasih" (Loving Relationship).

Rata-Rata Kehadiran per Minggu
Kelahiran, Pernikahan dan Penyerahan Anak