Which language do you want to use?
Indonesian English

Gereja Agape berawal dari kelompok sel di sebuah Gereja Internasional berbahasa Inggris di bawah naungan Uniting Church of Australia yang berada dipusat kota Sydney yang bertumbuh dan kemudian disebut Indonesian Fellowship di bawah pimpinan Bapak Stephen Tanuwijaya pada tahun 1990.

Indonesian Fellowship mengadakan kegiatan kebaktian Minggu dan dari pertumbuhan yang pesat timbul gagasan agar Indonesian Fellowship menjadi sebuah gereja Indonesia dibawah naungan gereja induk dengan mengangkat seorang gembala yang telah terdidik dan ditahbiskan.

Perbincangan dengan gereja induk dilakukan selama kira-kira 3 tahun tetapi tidak menemukan jalan keluar sesuai harapan. Lewat pergumulan doa dan puasa serta memohon tanda dari Tuhan, tepatnya pada tanggal 30 Desember 1997 Tuhan menjawab melalui tanda-tanda yang diminta. Perbincangan kembali diadakan dengan gembala senior setempat dan kemudian Bapak Stephen Tanuwijaya menyatakan tekad dengan iman untuk menyerahkan diri menjadi hamba Tuhan untuk menggembalakan gereja diluar naungan gereja Internasional tersebut.

Dengan kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, doa dan puasa serta mendapat masukan berbagai nasehat dari saudara-saudara seiman maka pada tanggal 19 Maret 1998 terbentuklah gereja baru yang disebut Agape Indonesian Christian Fellowship (Jemaat Kristen Indonesia) dan yang terdaftar di Department of Fair Trading. Dan pada tanggal 29 Maret 1998 kebaktian sulung diadakan dengan jemaat mula-mula yang tidak lebih dari 50 orang yang beribadah di gedung Central Trinity Lutheran Church, 17 Valentine Street, Haymarket.

Pada tanggal 22 Mei 1998, Bapak Stephen Tanuwijaya ditahbiskan oleh Bapak Pdt Virgo Handojo dari Jemaat Kristen Indonesia International (JKII), direstui oleh Pacific Southwest Mennonite Conference, California USA. Tahun 1999 gereja Agape mengajukan diri untuk bernaung dibawah Churches of Christ, di New South Wales Australia dan juga Sinode Jemaat Kristen Indonesia di Indonesia hingga hari ini.

page