jkiagape.org

News

The latest message and news around church

 

 

Ketaatan memberikan pemulihan

Firman: 2 Raja 5: 1-15a

Kisah panglima raja Aram yang bernama Naaman, Dia “terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi sebab oleh dia Tuhan telah memberikan kemenangan … sakit kusta” (ay 1). Jelas Naaman merindukan pemulihan dan berusaha untuk dipulihkan atau disembuhkan! Dan inilah kisah penyembuhan atau pemulihan Naaman yaitu:

1. Mau mendengarkanlah nasihat.
“seorang anak perempuan dari negeri Israel …. sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya” (ay 2-3). Pemberi nasihat ini adalah seorang anak perempuan, tawanan dari negeri Israel yang dibawa orang Aram dan dijadikan “pelayan pada istri Naaman” (ay 2). Ia menyampaikan pandangannya lewat istri Naaman dan lebih dari itu ketulusan hatinya, tanpa dendam, kemarahan dan sakit hati walaupun gadis ini telah dipisahkan dari orangtuanya. Kenyataan hidup, tidaklah mudah memberi dan menerima nasihat! Firman berkata “Marilah kita saling menasihati” (Ib 10:25). Apa respon dari nasihat ini? Sikap Naaman, “Lalu pergilan Naaman memberitahukan kepada tuannya (Raja Aram)” (ay 4)

2. Dibutuhkan kerendahan hati.
“Tetapi pergilah Naaman dengan gusar ….. Bukankah Abana dan Parpar, sungai-sungai Damsyik lebih baik dari segala sungai di Israel ….. berpalinglah ia dan pergi dengan panas hati” (ay 11-12). Naaman marah atau panas hati karena merasa direndahkan dan tidak dihormati. Ia datang dengan surat raja Aram tetapi dikatakan “Elisa menyuruh seorang suruhan …. mengatakan, pergilah mandi 7 kali dalam sungai Yordan….” (ay 10). Apa yang terjadi tidak sesuai dengan pengharapan Naaman (baca ay 11). Kembali Naaman diberi nasihat oleh pegawai-pegawainya untuk mau merendahkan diri dan melakukan perintah dari Nabi Tuhan (baca ay 13). Hati Naaman dikategorikan baik dan Tuhan berkenan “oleh dia Tuhan telah memberikan kemenangan kpd orang Aram” (vs 1).

3. Pemulihan terjadi karena taat.
“Maka turunlah ia membenamkan dirinya ….. sesuai dengan perkataan abdi Allah itu” (ay 14). Hanya orang yang rendah hati mampu mentaati Firman! Naaman membenamkan dirinya dan “Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir” (ay 14). Inilah pegangan hidup kita! Penulis Ibrani menyatakan “sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu” (Ib 10:36). Tuhan juga menyatakan “Jikalau engkau baik-baik mendengarkan suara Tuhan, Allahmu dan melakukan dengan setia … segala berkat ini akan dating kepadamu dan menjadi bagianmu” (Ul 28:1-2). Disinilah Naaman kemudian menyatalan “Sekarang aku tahu, bahwa diseluruh bumi tidak ada Allah kecuali di Israel” (ay 15).

Agape on Video

Visual presentation of latest event
JKI Agape Church Sydney

Agape on twitter

Announcements from church