jkiagape.org

News

The latest message and news around church

Tanggung jawab orangtua

Firman: 1 Samuel 2: 11-26

Tuhan berkenan memberi anak dalam kehidupan suami istri! Di dalam pasal ini dinyatakan Elkana dan Hana memperoleh Samuel dan Imam Eli memperoleh dua anak yaitu “Hofni dan Pinehas” (ay 34). Pemazmur berkata: “Anak-anak adalah pemberian Allah, sesungguhnya, mereka itu anugerah” (Maz 127:3-KB). Pemberian dari Tuhan dan kita sebagai orangtua harus bertanggung jawab agar anak-anak kita akan dapat mengakhiri kehidupan ini dengan baik! Finishing well! Kegagalan Imam Eli dalam mendidik, inilah yang akan kita pelajari!

1. Ajarkanlah kebenaran Firman
“Anak-anak lelaki Eli adalah orang-orang dursila; mereka tidak mengindahkan Tuhan ataupun batas hak para imam” (ay 12) (KH: sangat jahat .. tidak mengasihi Tuhan .. tidak menghormati peraturan). Persembahan korban untuk Tuhan diambil mereka, “Bukankah lemak itu harus dibakar dahulu ... Sekarang juga harus kauberikan, kalau tidak, aku akan mengambilnya dengan kekerasan” (ay 16). Akibat perbuatan mereka dikatakan “tidak ada seorang kakek dalam keluargamu” (ay 31) dan “Inilah yang akan menjadi tanda bagimu ... keduanya akan mati” (ay 34). Banyak orangtua yang beranggapan yang penting anak-anak kita tidak memakai drug, tidak hamil atau menghamili dan itu sudah cukup, tidak memalukan keluarga. Anak-anak kita butuh Firman agar “perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung” (Yos 1:8)

2. Didiklah dalam kedispilinan
“Apabila didengarnya segala sesuatu yang dilakukan anak-anaknya ... berkatalah ia ... Mengapa ... Janganlah begitu anak-anakku” (ay 22-24). Imam Eli mengetahui perbuatan anak-anaknya, “memandang rendah korban untuk Tuhan” (ay 17) dan “tidur dengan perempuan-peremuan yang melayani di depan pintu Kemah Pertemuan” (ay 22) tetapi ia tidak bertindak hanya sekedar menegur! Perhatikan cara Tuhan mendidik, dinyatakan “janganlah anggap enteng didikan Tuhan ... diperingatkanNya ... Tuhan menghajar ... Ia menyesah” (Ib 12:5-6). Harus ada tindakan mendisiplinkan! Dengan tujuan yaitu “untuk kebaikan kita supaya kita beroleh bagian dalam kekudusanNya” (Ib 12:10). Pernyataan Rasul Paulus “serahkan ... kepada iblis ... sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan” (1 Kor 5:5)

3. Bawalah dalam berkat Tuhan
“Sebab siapa yang menghormati Aku akan Kuhormati tetapi siapa yang menghina Aku akan dipandang rendah” (ay 30). Apa yang menjadi pilihan kita? Dihormati atau direndahkan oleh Tuhan! Tegasnya berkat atau kutuk! (baca Ul 11:26-28). Apa yang perlu terjadi dalam hidup ini? Bagi para orangtua “Dan kamu bapa-bapa ... didiklah mereka dalam ajaran dan nasihat Tuhan” (Ef 6: 4) dan bagi anak-anak “Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan Tuhan dan janganlah engkau bosan akan peringatanNya. Karena Tuhan memberi ajaran kepada yang dikasihiNya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi ... Umur panjang ada di tangan kanannya dan di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan” (Ams 3: 11-12 & 16).

Agape on Video

Visual presentation of latest event
JKI Agape Church Sydney

Agape on twitter

Announcements from church