Berjagalah menyambut kedatanganNya

September 20, 2017

Firman: Lukas 21: 34-38

Benarkah bahwa Tuhan Yesus akan datang kembali pada tanggal 23 September 2017? Perkataan Tuhan Yesus, “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri” (Mat 24:36). NasihatNya “Hendaklah kamu juga siap sedia karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan” (Luk 12: 40). Apa yang perlu kita lakukan?

1. Jaga dan peliharalah hatimu
“Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi” (ay 34). Perhatikanlah “hatimu”! Sewaktu kita dipanggil Tuhan dikatakan “Maka sesudah mereka datang ... Aku akan memberikan mereka hati yang lain dan roh yang baru ... hati yang taat ...” (Yehz 11: 18-19). Pelihara hati yang baik dan taat itu! Jangan terkontaminasi dengan dunia ini, “jangan sarat” (ay 34) (Engl-NIV: weighed down) – menekankan hal-hal yang duniawi! Hati yang baik dikatakan oleh Tuhan Yesus: “orang yang setelah mendengarkan firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan” (Luk 8:15) – hati yang baik akan menghasilkan buah yaitu a) buah pertobatan (lih Luk 3:8), b) buah Roh (lih Gal 5:22-23) dan c) buah pelayanan (lih Yoh 15:8)!

2. Jaga dan berdoalah pada Tuhan
“Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa” (ay 36). Kata “berdoa” memiliki arti persekutuan dengan Tuhan, bercakap-cakap atau berkomunikasi dengan Tuhan! KehendakNya dikatakan “bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu” (Luk 18:1). Apa faedah berdoa? Rasul Yakobus berkata “kamu tidak mendapat apa-apa, karena kamu tidak berdoa” (Yak 4:2). Sedangkan Tuhan berkehendak untuk memberi, “Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” (Mar 10: 51); “Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari BapaKu” (Yoh 15:15b). Dari sebab itu perhatikan jika kita berdoa, katakan keinginanmu, curhatlah kepada Bapa tetapi juga berdiamlah dengarkan suara Tuhan yang memberitahukan kepada kita!

3. Jaga dan waspadalah kedatanganNya
“supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput ... supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia” (ay 36). “Beroleh kekuatan untuk luput” adalah pengangkatan, “penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi ... akan diangkat .. dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa” (1 Tes 4: 17) dengan tujuan “menyelamatkan kita dari murka yang akan datang” (1 Tes 1:10). Yang diangkat akan bertemu dan berdiri dihadapanNya, “menghadap tahta pengadilan Kristus ... memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidup ini, baik ataupun jahat” (2 Kor 5:10) – untuk menerima mahkota! Apa yang akan terjadi setelah pengangkatan? Dikatakan “Sebab di masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang ...” (Mat 24:21).