Hidup Berkenan dan Dampaknya

January 19, 2018

Firman: Kitab Hagai

Pernyataan Tuhan lewat Nabi Hagai “Perhatikanlah keadaanmu!” (1: 7). Israel ditegur oleh Tuhan, “Bangsa ini berkata: Sekarang belum tiba waktunya untuk membangun kembali rumah Tuhan!” (1: 2). Prioritas hidup ini adalah diri sendiri, “rumahmu yang dipapani dengan baik sedang Rumah ini tetap menjadi reruntuhan” (1: 4). Kerohanian bukan di prioritaskan dan akibatnya dinyatakan “Kamu menabur banyak tetapi membawa pulang hasil sedikit ... ia bekerja untuk upah yang ditaruh dalam pundi-pundi yang berlubang!” (1: 6). Apakah ini yang menjadi kehendak Tuhan, yang berkenan bagi Dia? Tidak! Dinyatakan “Jadi naiklah ke gunung, bawalah kayu dan bangunlah Rumah itu; maka Aku akan berkenan kepadanya dan akan menyatakan kemuliaanKu di situ” (1: 8). Apa yang harus kita lakukan?

1. Pergilah ke rumah Tuhan
“Jadi naiklah ke gunung” (1: 8). Pernyataan Tuhan lewat Nabi Yesaya: “Mari, kita naik ke gunung Tuhan ke rumah Allah Yakub supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalanNya dan supaya kita berjalan menempuhnya” (Yes 2:3). Tujuan ke Rumah Tuhan (gereja) dinyatakan untuk menerima pengajaran Firman dan pelatihan untuk melakukan FirmanNya. Dari sebab itu penulis Ibrani berkata “Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita” (Ib 10:25). Tuhan Yesus berkata “Setiap orang yang mendengarkan perkataanKu ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana” (Mat 7:24) (“bodoh”)

2. Membangun tubuh Kristus
“bawalah kayu dan bangunlah Rumah itu” (1: 8). Ada yang dibawa dan kemudian lakukan pembangunan! Rasul Paulus berkata “Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap tiap orang mempersembahkan sesuatu ... tetapi semuanya itu harus digunakan untuk membangun” (1 Kor 14:26). Apakah sesuatu itu? Itu adalah talenta atau karunia yang Tuhan telah berikan dalam kehidupan tiap pribadi! Harus menjadi berguna! Rasul Paulus berkata “Jika aku hidup di dunia ini itu berarti bagiku bekerja memberi buah” (Fil 1:22). Apakah talenta/ karuniamu yang dapat dipersembahkan untuk Tuhan? Tugas gereja, “untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus” (Ef 4:12).

3. Kemuliaan Tuhan dinyatakan
“Aku akan berkenan kepadanya dan akan menyatakan kemuliaanKu di situ” (1: 8). Kemuliaan Tuhan dinyatakan setelah Tuhan berkenan! Baik gereja maupun pribadi! Kata “KemuliaanKu” dapat diartikan keindahan rumah Tuhan atau pemulihan yang Tuhan lakukan terhadap umatNya! Dikatakan dalam perikop ini “Aku akan menggoncangkan segala bangsa .... Adapun Rumah ini kemegahannya yang kemudian akan melebihi ...” (2: 8&10) dan “di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera” ... Mulai dari hari diletakkannya dasar bait Tuhan ... Aku akan memberkati!” (2: 10& 19-20). Lewat Nabi Yeremia Tuhan berkata “Kulekatkan kepadaKu .. supaya mereka itu menjadi umat, menjadi ternama, terpuji dan terhormat bagiKu” (Yer 13:11)